Senin, 15 Juni 2009

Bali on journey..!! Antara “Kulturasi n modernisasi” “idealisme n relita”


Assalamu’alaikum ww, anyong..!!

Bali dengan sejuta pesonanya dan pantai nan eksotik membuat semua wisatawan asing maupun local ingin selalu mengunjunginya, sehingga tak salah bali di anggap sebagai salah satu provinsi yang menghasilkan devisa terbesar di negara ini dari asset pariwisatanya.

G’ pernah terfikir di benak alpha suatu saat nanti alpha bisa berkunjung di pulau dewata itu, tapi akhirnya minggu kemaren alpha berkesempatan menghabiskan weekend disana, walaupun alibinya ikut “exam speaking” bareng anak Harvard, exam with native speaker alias “bule”. Ada begitu banyak pengalaman unik yang alpha dapatkan dari perjalanan selama 4 hari di bali, let’s see..!!

1. Beautiful island
Hal yang pertama yang dapat alpha ceritakan about bali adalah “beautiful island” sungguh subhanallah ciptaan tuhan yang telah menjadikan pulau kecil itu dengan sejuta pesona alam, sehingga turis asingpun betah berlama-lama tinggal di bali hanya untuk menikmati pemandangan alamnya. Mungkin beberapa wisata yang terkenal di pulai bali diantaranya : tanah lot, kute beach, legian, nusa dua, monument bom bali, sanur, pulau penyu, sukowati, galuh, bedugul, dll. Yg totally semuanya “unbelieveble” Subhanallah

2. Best Place
Actually, dati semua tempat I love tanah lot n bedugul, I give 10 from 10, sebuah tempat wisata yang berada di dataran tinggi tapi memiliki sebuah danau yang indah, yang di kelilingi perbukitan. Kita bisa menaiki perahu untuk mengunjungi pure n villa yang berada tak jauh dari sana.

3. Dislike Place
Kute n legian mungkin 2 tempat itu yang paling di gemari oleh para turis asing, mereka bisa berjemur n surfing all day long selama mereka mau, kebisaaan turis yang sangat berbenturan dengan kultur budaya kita & mungkin masyarakat bali sudah sangat terbisaa untuk itu, sebuah habbit serapan, my friend said that “mereka keluar hotel siang hari, karena pagi hari masih tidur, tapi kalau malam begadang di club-club sambil ngedrunk alcohol” trus alpha Tanya lagi “di bali g’ berlaku undang2 tentang alcohol n narkotika??” dy Cuma senyum n jawab “Di Indonesia ada kecuali bali..” OMG…!! Kayaknya apa yang alpha liat di televise semua ada di bali, yang org kissing di pinggir jalan, org mabok kek org gila, Astagfirullah I’m afraid that I’m not strong for this condition

4. Become yourself or reality??
Ya…memang lagi-lagi keimanan kita di pertaruhkan di tempat yang asing bagi kita, apalagi alpha yang berkostum seperti ini (red : muslimah) yang mingkin di kehidupan kita sehari-hari sangat ordinary tapi di bali kita bagaikan org asing di negeri sendiri, minoritas ???? keknya bukan, bahkan ada seorang teman yang ngomong (g’ tau guyon/beneran) “bukan minoritas, tapi keknya Cuma kamu yang pake kerudung disini”. Haruskah alpha bilang “sebaiknya yang pake kerudung jangan ke bali deh….!!” Sepertinya itu sebuah bentuk pendeskriminasian bagi kita, secara..kita tidak mengganggu right?? Tapi alpha sangat faham bahwa frame berfikir mereka jadi sedikit sempit akibat trauma masa lalu “Bom bali” yang secara tidak langsung mereka juga mengeneralisasikan. Tapi alpha benar2 berfikir jauh “mungkinkah ini petunjuk dari allah..?” sampai sekarangpun keinginan alpha untuk study abroad masih besar, tapi bali hanyalah bagian kecil dari realita di luar sana!! Sebuah pertanyaan yang ekstrem “haruskah kamu menggadaikan keinginanmu dalam sebuah realita yang keras??” alpha jadi berfikir 2 X “siapkah kamu dengan kondisi ini??” Astagfirulalah..allahumma a’na. Tapi kehidupan terus berjalan, impian dan cita2 harus tetap di gapai whatever that is..!! The best answer “identity is yours” identitas adalah milik kita yang harus tetap di pertahankan sampai maut menjemput, walaupun dibutuhkan sebuah kerja yang sangat keras, bagaikan menyelam untuk mendapatkan sebuah mutiara yang sangat berharga di tengah lautan yang sangat dalah….

5. Kulturasi & Modernisasi
Begitulah rakyat bali ditengan kemodern-an yang sanagt kental, mereka sangat ta’at terhadap kepercayaannnya, mulai saja alpha memasuki pintu masuk di pelabuhan bali, pure2 selamat dating sudah menyambut kita, setiap rumah memiliki sebuah pure untuk sembahyang, jika di pagi hari dupa2 mulai menyala bentuk penghormatan mereka kepada kepada arwah nenek moyang yang diyakini masih ada sampai sekarang. Berbagai seserahan seperti makanan, buah2an di persembahkan bagi mereka yang telah tiada. (makanannya sapa yang makan ya..? ;p) tapi itulah sebuah kepercayaan..Di daerah bedugul sana, even mereka Cuma punya rumah yang sederhana, mereka lebih mendahulukan pure dari pada rumah mereka sendiri, mereka juga sangat mempercayai adanya “LEAK” sihingga di bali jarang ada “kriminalitas” karena jika meraka berbuat jahat maka leak jahat akan selalu menghantui kehidupan mereka, dan sebaliknya, sehingga mereka senantiasa menjaga perilaku mereka. Sempat sebelum balik ke pare alpha melihat upacara ngaben, kabarnya setelah orang bali meninggal jenazahnya di simpan selama 7 hari di rumah (suntik formalin) sebelum di baker, setelah itu baru di adakan upacara ngaben yang sedikitnya menelan biaya ± Rp. 50.000.000, bagi keluarga yang tidak mampu maka sementara jenazah di kuburkan sampai menunggu ngaben masal dan tulangnya di ambil kembali dan di baker selama ± 3 jam, lalu kemudian abunya di pantai sanur bali, mereka percaya ketika jenazah di bakar, itu adalah bentuk hisab (neraka) bagi mereka, lalu setelah berada di laut mereka kekal di syurga selamanya, konon katanya…!!

6. Oase di tengah padang pasir
Sungguh susah mencari sebuah masjid di daerah bali, makanya di bali kita tidak tau kapan datanya waktu sholat (apalagi perbedaan waktu dengan WIB), karena tdak pernah terdengan adzan mengumandang, tapi subhanallah di daerah bedugul kita menemukan sebuah masjid, rasanya alpha ingin meneteskan air mata, sholat di masjid yang begitu tentram n khusyu’, kemudian alpha bertemu dengan pengurus yayasan yang sangat santun dan lemah lembut. Sebenarnya di bali ada program kursus ngecamp 1 bulan di daerah kute, tapi “thanks but no thanks” alpha alpha g’ berminat, tapi rasanya alpha kok malah ingin ngecamp di daerah bedugul ya..mendalami ilmu agama. Kenapa ya…jiwa religi kita lebih tertantang di daerah yang kondisinya contras like bali.

7. Arsitektur tingkat Tinggi
Benar2 alpha berikan “applause” buat seni rupa rakyat bali, mereka merupakan seniman-seniman alami yang penuh dengan jiwa kreatifitas, mulai dari bangunan2, pure, patung2 yang mereka pahat, mereka bisa memperindah setiap bangunan dengan seni pahatan dan seni lukisan. Masyarakat bali juga mendidik anak2 mereka dari kecil untuk membuat kerajinan tangan dan rangkaian untuk upacara sembahyang. Sehingga jarang sekali kita melihat anak2 bali berkeluyuran di jalan2 pada siang hari.

8. Have a chit chat
Sebenarnya males banget kalau disuruh ngomong ma bule, kenapa ya…kok kayak sedikit norak, dan udah bukan saatnya lagi, alpha inget waktu SMP ngejar2 bule buat speak English, kalau bukan my duty mah ogah, tapi sempat ngobrol juga sih ma 1 orang bule asal prancis, ternyata englishnya juga belepotan, masih mending kita, but he is so kind..!! dy kasih alpha nilai 9 from 10, ya mungkin dy g’ fasih juga x englishnya, tapi dy piker alpha dah cukup modal kok go abroad!! Are you sure??? Tapi dasar sableng dy ngajak alpha minum “bintan*” malamnya (salah satu produk alcohol lokal) tapi dy buru2 ralat “oh iya saya lupa, kamukan muslim” (nah itu lu tau, haram tau..he…he..he…) tapi katanya di maroko (dy pernah kesana) orang2 muslim sering minum, alpha bilang aja “depend on person Mr…” dy Cuma manggut2 aja

Huf…Totally I was enjoying my journey in bali kita g’ pernah tau kemana kita akan pergi setelah ini, tapi sungguh banyak sekali pengalaman yang alpha dapatkan di bali (spiritual, cultural, n tourism pastinya) but the main point “always prepare ur self” wherever you stay!! N la tahzan Allahumma a’nna “allah selalu bersama kita”

Hai…gambate kudasai, mata ai hi made di perjalanan berikutnya..!! was

1 komentar:

Rei mengatakan...

gw kasih 4 stars from 5 buat postingan lo kali ni. u know waktu baca ini,gw lg otw ke bekasi,ngenet pk hp+mp3 n tiba kepala gw ada yg pegang pas nengok eh... anak kecil ce lucu deh,sayang klo lg ngenet hp ga bisa buat poto (penting ga si gw crita?) back to ur postingan yg bkin gw senyum2 ndiri pas ada yg lucu n gw br tw or kdng manggut sok ngerti wktu nemu yg kyanya gw bgt neh skrang. maybe bali is ur preparation for going ke t4 yg lebih jauh. daijoubu yo.